ZATTODAY.NET – Aceh Tengah, Dua rumah di wilayah Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, menjadi target pencurian pada akhir pekan ini. Kejadian pertama terjadi di rumah kebun semi‑permanen milik Satumin (70), yang dikenal dengan nama “Aman Lena”, terletak di Jalan Lintas Takengon‑Belang Kejeren tepanya di lokasi Penentongan, Desa Dedamar, Kecamatan Bintang.
Menurut Muhardi (43 tahun), anak pemilik kebun tersebut mengatakan, ia biasanya berangkat ke kebun kopi dan tembakau sekitar pukul 08.00 WIB. “Saat sampai di depan rumah, pintu sudah terbuka, jendela kaca lepas, dan semua barang di dalam berantakan. Mesin babat, alat semprot, serta beras hilang. Ini sudah kedua kalinya rumah kami dibobol dalam tahun 2025,” ujar Muhardi.

Barang yang dilaporkan hilang antara lain: mesin giling kopi (perkiraan nilai Rp 3,7 juta), tabung gas LPG 3 kg, alat semprot rumput, dan mesin babat rumput juga hilang 3 bulan lalu.
Hanya berjarak sekita 200 meter dari lokasi pertama, rumah Muhammad Efendi (34 tahun) warga wakil Jalil yang sudah tinggal di Penentongan Dedamar juga menjadi sasaran pada malam Jumat, 7 November 2025.
Diketahui Pada malam Jumat itu Muhammad Efendi tidak tidur di rumah ia tidur di tempat saudaranya karena ada hajatan keluarga, ketika pagi Muhammad Efendi pulang dari acara hajatan di Kampung Bintang dan menemukan rumahnya terbuka dengan barang‑barang berantakan. Ia melaporkan kehilangan sebyak uang tabungan yang dikumpulkan di celengannya untuk kebutuhan keluarganya sebanyak Rp 2 juta hilang, selain itu dua bilah pisau perajang tembakau, satu karung beras, minyak goreng, gula pasir, sabun mandi, dua kilogram tembakau hijau siap jual, serta bibit tembakau, beberapa bungkus bibit cabai rawit, dan bibit cabai besar.
“Pencurian ini terjadi pada hari yang sama dan sudah membuat kami sangat resah. Selain merusak rumah, pencuri juga mengambil sebagian hasil panen kopi yang belum sempat kami panen,” kata Muhardi.
“Kami akan terus waspada. Jika ada yang tertangkap basah, kami tidak akan membiarkan pelaku lolos,” tegas Muhardi.
Di ketahui sejauh warga yang menjadi korban pencurian pemilik rumah belum melaporkan ke pihak berwajib.
(REDAKSI)


























